Pada Agustus 2022, sebuah jembatan terdesentralisasi bernama Nomad menerapkan pembaruan rutin untuk kontrak pintar 🔧
Seharusnya itu adalah pembaruan keamanan standar 🛡️
Namun, alih-alih begitu, mereka secara tidak sengaja memperkenalkan celah kritis yang menandai setiap transaksi sebagai valid secara default ⚠️💥
Tidak diperlukan keahlian coding tingkat lanjut ❌🧠
Tidak perlu eksploit matematika ❌📐
Seseorang dengan cepat menyadari bahwa yang perlu mereka lakukan hanyalah menemukan transaksi yang berhasil، menyalin muatan asli penyerang، mengganti alamat dompet dengan milik mereka sendiri، lalu mengirim ulang 🧐📋➡️🔄
Itu dia.
Kabar menyebar di media sosial dan Discord dalam hitungan menit 📱📢🔥
Awalnya dimulai sebagai eksploitasi yang tenang oleh satu peretas, namun tiba-tiba berubah menjadi perampokan bank digital pertama di dunia yang dikerjakan oleh banyak orang 🦹♂️➡️👥🌍
Ratusan pengguna acak، bot، dan peniru langsung ikut terjun 🤖👾🙋♂️🙋♀️
Mereka menyalin dan menempelkan skrip transaksi yang sama persis berulang-ulang 📋📋📋
Dalam waktu kurang dari tiga jam، kontraknya sudah dikosongkan sepenuhnya dari $190 juta ⏳💸🏦🚫
Kebanyakan peretasan kripto dilakukan oleh pelaku kejahatan siber yang canggih dan beroperasi secara rahasia 🕵️♂️💻🌑
Namun Nomad dibuat telanjang begitu saja karena pintunya dibiarkan tidak terkunci 🚪🔓
Dan ratusan pengguna biasa memutuskan untuk mengambil bagian dari kue itu 🍕💰😅
Itu membuktikan bahwa ketika kode gagal، sifat manusia mengambil alih dengan sangat cepat 🤖💔👨👩👧👦
Jadi, ini pertanyaannya yang sebenarnya 🤔
Kalau kamu menemukan smart contract yang memungkinkan siapa pun menarik dana hanya dengan mengklik tombol, apakah kamu akan menyalin transaksinya atau pergi begitu saja 👆💵🤷♂️🚶
#NomadBridge #DeFi #BlockchainSecurity


