Tether di bawah Mikroskop: Apakah Ritme Pembelian Bitcoin Melambat?

Pergerakan baru pada dompet cadangan Bitcoin milik perusahaan Tether (Tether) menarik perhatian komunitas kripto setelah terdeteksi perpindahan yang tidak biasa, sehingga sebagian analis mempertanyakan apakah perusahaan telah mengubah strateginya dalam mengumpulkan Bitcoin selama kuartal kedua tahun 2026.

Data blockchain menunjukkan pengiriman sekitar 4 Bitcoin dari alamat cadangan ke platform Binance dalam sebuah transaksi yang diduga bersifat uji coba. Selain itu, tercatat pula transfer sebelumnya yang melebihi 204 Bitcoin ke Bitfinex sekitar sebulan lalu, tanpa konfirmasi resmi terkait penjualan aset-aset tersebut atau apakah aset tersebut dipertahankan.

Hal yang paling menarik perhatian adalah belum muncul adanya transfer baru ke alamat cadangan Tether hingga saat ini, meskipun sudah lebih dari sepuluh hari sejak akhir kuartal kedua, sementara perusahaan sebelumnya biasanya menambahkan pembelian Bitcoin mereka di akhir setiap kuartal.

Apakah keterlambatan ini menandakan perubahan strategi Tether? Atau hanya penundaan sementara untuk mengungkap pembelian?

📊 Apa pendapatmu? Apakah kamu mengharapkan Tether untuk terus meningkatkan cadangan Bitcoin, atau pendekatannya mulai berubah? Bagikan pandanganmu di kolom komentar.