Pasangan USD/CHF pada hari Kamis turun ke level 0.8050 setelah upaya yang gagal untuk bertahan di atas 0.8100. Dolar melemah karena para investor kecewa dengan nada "hawkish" protokol The Fed dan berharap ada pembicaraan mengenai Iran, yang menurunkan permintaan terhadap dolar safe haven.
Memprediksi pergerakan nilai tukar dengan akurasi mutlak tidak mungkin, tetapi sinyal saat ini saling bertentangan. Kemungkinan besar, dalam waktu dekat kita tidak akan melihat lonjakan tajam franc, melainkan kelanjutan konsolidasi (perdagangan dalam kisaran) dengan fluktuasi jangka pendek.
Berikut faktor-faktor yang saat ini memengaruhi pasangan USD/CHF:
· Melawan kenaikan USD/CHF (melawan franc): Pasangan ini menghadapi penolakan kuat pada level 0.8100 dan berbalik arah. Indikator teknikal (RSI, MACD) pada grafik 4 jam menunjukkan melemahnya dorongan bullish dolar, yang mendukung potensi koreksi.
· Mendukung kenaikan USD/CHF (melawan franc): Bank Nasional Swiss (SNB) mempertahankan suku bunga nol dan siap melakukan intervensi untuk menahan penguatan franc. Selain itu, pengangguran di Swiss telah mencapai hampir level tertinggi dalam 5 tahun (3,1%), yang memberi tekanan pada mata uang tersebut.
· Geopolitik (faktor netral): Ketegangan antara AS dan Iran biasanya mendorong investor ke aset "safe haven". Namun kali ini, permintaan dolar sebagai tempat berlindung ternyata lebih tinggi daripada franc.
Level-level kunci yang patut diperhatikan:
· Resistance (zona "bull"): Level 0.8108–0.8120. Jika pasangan menembus level tersebut, ini akan membuka jalan menuju level tertinggi tahunan di 0.8139 .
· Support (zona "bear"): Level psikologis 0.8000. Jika level ini ditembus, dapat memicu penurunan ke rata-rata bergerak di kisaran 0.7915–0.7934 .
Prakiraan ini didasarkan pada analisis teknikal dan data jangka pendek, bukan prediksi fundamental jangka panjang. Disarankan untuk memantau berita tentang geopolitik dan pernyataan The Fed, karena hal tersebut dapat menjadi katalis pergerakan.
Pasangan USD/CHF pada hari Kamis turun menuju level 0.8050 setelah upaya yang gagal untuk bertahan di atas 0.8100. Dolar melemah karena investor kecewa dengan nada "hawkish" dari notulen The Fed dan berharap adanya perundingan terkait Iran, sehingga mengurangi permintaan dolar defensif.
