Raksasa bank JPMorgan Chase berada di pusat perhatian setelah memblokir rekening dua proyek menjanjikan di bidang stablecoin — Blindpay dan Kontigo. Kedua startup adalah lulusan akselerator bergengsi Y Combinator dan berfokus pada pasar Amerika Latin.

📌 Fakta Utama:

Alasan: Menurut The Information, rekening-rekening dibekukan karena aktivitas perusahaan di Venezuela dan wilayah lain yang dikenakan sanksi. Bank menganggap ini memiliki risiko hukum yang tinggi.

Siapa yang terdampak:

Blindpay - platform B2B yang mengintegrasikan pembayaran dalam stablecoin ke dalam sistem keuangan tradisional melalui API.

Kontigo - neobank yang berorientasi pada pekerjaan dengan USDC.

Bagaimana mereka bekerja dengan bank:

Startup tidak memiliki rekening langsung di JPMorgan, tetapi menggunakan layanannya melalui perantara fintech Checkbook.

🛡 Posisi JPMorgan:

Bank membantah bahwa pemblokiran ini terkait dengan sifat "kripto" dari bisnis tersebut. Perwakilan JPMorgan menegaskan bahwa mereka terus mendukung industri dan melayani penerbit stablecoin besar. Khususnya, bank berperan sebagai bookrunner saat perusahaan Circle (penerbit USDC) go public.

🔍 Mengapa ini penting?

Kasus ini kembali menekankan kompleksitas interaksi antara perbankan tradisional dan crypto-startup yang beroperasi di pasar yang berkembang. Bahkan dukungan dari Y Combinator tidak menjamin kekebalan terhadap pemeriksaan kepatuhan oleh bank-bank besar.

Dan menurut Anda, apakah bank-bank tradisional akan lebih loyal terhadap bisnis kripto pada tahun 2025? Bagikan pendapat Anda di komentar! 👇

#JPMorgan #CryptoNews #Stablecoins #USDC #Blindpay #Fintech #Regulasi #Ukraina #BinanceSquare #Криптовалюта