Harga stablecoin Tether melonjak akibat kenaikan harga dolar resmi dan kelangkaan devisa.

Harga USDT di Venezuela dipengaruhi oleh penawaran dan permintaan pengguna.

Kutipan dolar yang di-arbitrase oleh BCV meningkat hingga 685,94 bolívares.

Harga stablecoin USD Tether (USDT) di Venezuela menembus batas 800 bolívares di pasar pertukaran antar pengguna (P2P) pada Rabu ini, 8 Juli.

Perilaku ini merespons secara langsung terhadap percepatan peningkatan nilai tukar resmi yang dipublikasikan oleh Bank Sentral Venezuela (BCV) dan terhadap kelangkaan devisa yang terus-menerus di lembaga perbankan di negara tersebut.

Sementara itu, nilai acuan yang ditetapkan BCV untuk dolar AS meningkat hingga 685,94 bolívares, kurs USDT di platform perdagangan P2P, seperti yang ada di bursa Binance, Byb1t, 0K×, dan Ht×—yang beroperasi di Venezuela—rata-ratanya sudah dan bahkan melampaui kisaran 800 hingga 847 bolívares untuk setiap unit, menurut data dari P2P.Army.

Kesenjangan kurs sebesar 16,8% ini memperparah tekanan terhadap pasar akibat sulitnya memperoleh valuta melalui jalur tradisional.

Ditambah lagi, tidak adanya dolar virtual maupun uang tunai di wilayah nasional memaksa warga berlindung pada aset digital untuk melindungi modal mereka dari penurunan daya beli bolívares, yang telah terdepresiasi sebesar 50% dibandingkan mata uang dolar hijau sejak awal tahun ini.

Karena pasar ini tidak diatur secara langsung oleh negara, nilai tukar USDT—yang bukan dolar tradisional melainkan stablecoin yang terhubung 1:1 dengan mata uang fiat tersebut—ditetapkan berdasarkan permintaan dari pembeli dan kesediaan penjual di platform pertukaran. Dengan kata lain, aktivitas ini harus dideklarasikan kepada otoritas pajak.

Dolar fisik tiba di Venezuela, tapi hanya untuk perusahaan

Dinamika di pasar valuta Venezuela ini bertepatan dengan dimulainya kembali pengiriman dolar fisik dari Amerika Serikat ke wilayah Venezuela untuk pertama kalinya sejak tahun 2017, sebagaimana dilaporkan oleh CriptoNoticias. Hal ini terjadi sebagai konsekuensi dari Lisensi Umum Nomor 57 pada 14 April 2026 lalu yang diterbitkan oleh Kantor Pengendalian Aset Asing (OFAC) di negara tersebut.

Sebagai hasil dari lisensi ini, pengiriman pertama yang langsung dan resmi berupa dolar tunai tiba di negara itu pada Jumat 3 Juli 2026 lalu. Namun, sumber daya moneter tersebut tersedia untuk sekelompok bank nasional, dan ketersediaan dana fisik ini dibatasi, sehingga akses awal hanya terbatas secara eksklusif kepada nasabah hukum, yakni perusahaan dan korporasi.

Skema distribusi yang dibatasi ini mengeluarkan pengguna perorangan, sehingga kebutuhan untuk beralih ke pasar alternatif, seperti pasar kriptomem, terus berlanjut. Selain itu, ketiadaan valuta fisik bagi masyarakat umum adalah faktor yang justru mendorong melonjaknya penggunaan mata uang digital ini di Venezuela.

Pencapaian 800 bolívares untuk USDT menunjukkan bahwa kedatangan kiriman dolar melalui lisensi OFAC tidak meringankan tekanan terhadap pasar ritel. Ditambah pula, terdapat pembatasan untuk mengakses dolar elektronik, karena bank-bank nasional mengalami kelambatan dalam penawaran valuta asing kepada perorangan sejak lebih dari sebulan lalu.

#P2P #venezuela #caracasvenezuela #P2PTrading #OFAC $CL $NATGAS $XAUT

XAG
XAGUSDT
56.8
-2.37%