Penyakit FTX, EDX menyembuhkannya dari akar

Di era pasca-FTX, seperti apa bursa tingkat institusi yang seharusnya?
EDX baru saja menyerahkan jawaban.

Mari lihat dulu aksi: pendanaan 76 juta dolar, dipimpin oleh raksasa keuangan Jepang, SBI.
Uangnya bukan yang terpenting, arsitekturnya.

EDX melakukan sesuatu yang sangat menyeluruh—
memisahkan total perdagangan dan kustodian.
Bursa itu sendiri tidak menyentuh dana nasabah,
kliring lewat central clearing house, aset masuk ke akun yang terpisah dari kepailitan (bankruptcy-remote).

Sederhananya, mereka memindahkan kerangka manajemen risiko yang matang dari keuangan tradisional ke blockchain.
Lubang model bisnis campur (mixed) ala FTX mereka hindari sampai ke akarnya.

Penambahan investasi dari SBI kali ini bukan main-main.
Sebelumnya mereka sudah menata stablecoin, mengakuisisi bursa,
sekarang mereka juga berinvestasi pada infrastruktur lapisan kliring.
Logikanya untuk uang besar tradisional yang masuk ke kripto sangat jelas:
jangan tumbuh liar, bangun arsitektur yang patuh dan transparan.

Bagi kita pengguna biasa,
ada indikator keras untuk menilai keamanan platform:
lihat apakah mereka memisahkan eksekusi perdagangan dan penitipan aset.
Kalau tidak dipisahkan, pada dasarnya itu semua hanya bertaruh pada kedisiplinan platform.

Selain itu, perlu disebutkan juga: EDX sudah mengajukan izin bank kustodian trust AS dari OCC.
Jika disetujui, ia akan menjadi sangat sedikit platform yang sekaligus memiliki kualifikasi untuk matchmaking, kliring, dan kustodian.
Saat itu, peta persaingan pasar kripto AS mungkin benar-benar akan bergeser.

Semuanya di atas hanya rangkuman informasi, bukan nasihat investasi; ada risiko di pasar, keputusan ada pada Anda.

$BTC $ETH $BNB #struktur pasar