Internet membuat komunikasi terasa terbuka.Anda dapat mengirim pesan ke seluruh dunia dalam hitungan detik. Anda bisa mempublikasikan sebuah gagasan, bergabung dengan komunitas, atau belajar sesuatu tanpa perlu persetujuan dari satu perusahaan pun.

Namun ketika uang, identitas, kepercayaan, dan perdagangan ikut masuk, internet tiba-tiba terasa kurang terbuka.

Hampir selalu, kita masih bergantung pada platform untuk memberi tahu kita siapa diri kita, apa yang bisa kita akses, apa yang bisa kita jual, dan berapa banyak dari setiap transaksi yang harus kita lepaskan.

Itulah masalah yang coba dipikirkan secara berbeda oleh Newton Protocol.

Cara yang berguna untuk memahami ini adalah melalui jalan raya publik.

Jalan tidak peduli apakah Anda mengemudikan mobil kecil, truk pengiriman, atau bus. Mereka menciptakan infrastruktur bersama yang bisa digunakan banyak orang dan bisnis berbeda.

Sekarang bayangkan jika setiap jalan dimiliki oleh perusahaan yang berbeda.

Satu perusahaan mengendalikan jalan menuju pelanggan Anda. Perusahaan lain mengendalikan jalan menuju pemasok Anda. Perusahaan lain mengendalikan identitas Anda sebelum Anda diizinkan menyetir.

Itu sangat mirip dengan bagaimana sebagian besar ekonomi digital saat ini bekerja.

Setiap platform besar punya aturan sendiri, akun sendiri, biaya sendiri, sistem data sendiri, dan lingkungan tertutup sendiri. Ini bekerja, tetapi juga menimbulkan ketergantungan.

Bagi pengguna, ini berarti terus-menerus menyerahkan data.

Bagi para pedagang, ini berarti membayar biaya platform yang besar hanya untuk menjangkau pelanggan.

Bagi para pembangun, ini berarti membuat di dalam sistem yang tidak sepenuhnya mereka kendalikan.

Untuk rantai pasok, ini berarti kepercayaan sering kali tersembunyi di dalam database privat, bukan terlihat dan dapat diverifikasi.

Visi Newton Protocol adalah berpindah dari Platform Economy menuju apa yang disebutnya Protocol Economy.

Tujuannya bukan membangun perantara raksasa yang lain.

Tujuannya adalah membangun infrastruktur bersama agar identitas, transaksi, penyimpanan, dan komputasi dapat bekerja bersama secara lebih terbuka.

Di sinilah arsitektur Newton berperan.

NewChain adalah lapisan dasar.

Ini adalah blockchain Layer-1 berkinerja tinggi yang dirancang untuk penyelesaian cepat dan kepastian kurang dari satu detik. Secara sederhana, ini membantu agar transaksi menjadi final dengan cepat.

Hal ini penting karena perdagangan tidak selalu bisa menunggu.

Pembayaran, pesanan, pembaruan logistik, tindakan mesin, dan perjanjian digital semuanya perlu koordinasi cepat agar bisa bekerja pada skala besar.

NewNet adalah lapisan kedua.

Alih-alih hanya mengandalkan sistem cloud terpusat, NewNet berfokus pada penyimpanan dan komputasi terdesentralisasi.

Ini berarti aplikasi dapat menggunakan jaringan yang lebih luas dari sumber daya terdistribusi, alih-alih bergantung pada server satu perusahaan.

Manfaatnya bukan hanya teknis.

Ini juga mengubah siapa yang mengendalikan infrastruktur di balik layanan digital.

Lalu hadir NewID.

Ini mungkin salah satu bagian paling penting dari sistem tersebut.

Hari ini, identitas online Anda tersebar di mana-mana. Satu akun untuk belanja, yang lain untuk pembayaran, yang lain lagi untuk platform sosial, dan yang lain untuk alat kerja.

Setiap platform menyimpan versi Anda.

NewID bertujuan menciptakan identitas terdesentralisasi untuk manusia maupun mesin.

Artinya, orang, aplikasi, perangkat, dan sistem otomatis bisa berinteraksi dengan identitas yang lebih portabel dan dapat diverifikasi, alih-alih memulai dari nol setiap kali masuk ke platform baru.

Bersama-sama, lapisan-lapisan ini menciptakan model yang berbeda.

NewChain menangani transaksi tepercaya.

NewNet mendukung penyimpanan dan komputasi terdesentralisasi.

NewID memberi pengguna dan mesin identitas yang portabel.

Gagasan besarnya sederhana: perdagangan tidak seharusnya bergantung sepenuhnya pada platform tertutup saat bisa berjalan di protokol terbuka.

Jika Platform Economy adalah tentang kontrol, maka Protocol Economy adalah tentang koordinasi.

Amazon, Uber, dan model serupa menjadi sangat kuat karena mereka memiliki marketplace, aturan, dan hubungan dengan pengguna.

Model berbasis protokol mengubah struktur insentif.

Para pembangun dapat membuat layanan tanpa meminta izin dari platform dominan. Para pedagang bisa terhubung dengan pengguna tanpa memberikan terlalu banyak kontrol. Pengguna bisa membawa identitas dan data mereka ke berbagai aplikasi yang berbeda.

Ini tidak berarti platform menghilang.

Artinya, platform mungkin tidak lagi perlu memiliki setiap lapisan dari ekonomi digital.

Newton Protocol masih menjadi bagian dari eksperimen besar tentang bagaimana infrastruktur internet berkembang.

Kepentingan nyatanya bukan tentang kebisingan pasar jangka pendek.

Ini tentang pertanyaan yang lebih mendalam:

Bisakah perdagangan digital menjadi seperti infrastruktur publik?

Jika visi Newton bekerja, internet mungkin bergerak lebih dekat ke dunia di mana pengguna bukan sekadar produk, para pedagang tidak terperangkap di dalam platform, dan para pembangun tidak terbatas oleh sistem tertutup.

@NewtonProtocol #newt $NEWT

NEWT
NEWT
0.04271
+2.12%