Apa yang Saya Pelajari Saat Melewati Bear Market Pertama Saya
Dua tahun lalu, saya menyaksikan portofolio saya turun 60% nilainya dalam beberapa minggu.
Saya tidak menjual. Bukan karena saya berani — tetapi karena saya terlalu panik terlambat, dan menjual saat itu berarti mengonfirmasi kerugian.
Setiap pagi, saya membuka aplikasinya. Setiap pagi, warna merah terus berlanjut.
Yang menyelamatkan saya adalah membaca ulang siklus-siklus sebelumnya. Bear market 2018 setelah puncak 2017. Kejatuhan pada awal 2020 saat awal Covid. Setiap kali, Bitcoin kembali. Setiap kali, mereka yang menjual karena panik telah melewatkan kenaikannya.
Saya memutuskan untuk tidak melihat portofolio saya setiap hari lagi. Saya membuat aturan sederhana: saya melihatnya sekali seminggu, dan saya tidak mengambil keputusan apa pun saat emosi sedang memuncak.
Pelajaran dari bear market ini:
→ Portofolio yang tidak bisa dipertahankan saat bear market terlalu berisiko
→ Waktu di pasar mengalahkan timing pasar — hampir selalu
→ Kepanikan itu menular. Disiplin, sebaliknya, harus dijalankan sendirian
Hari ini, ketika saya melihat pasar sedang merah, saya hanya mengajukan satu pertanyaan: apakah fundamentalnya telah berubah? Jika tidak, saya tidak mengubah apa pun.
Pernahkah Anda melewati periode penurunan yang tajam? Apa yang membantu Anda bertahan — atau meyakinkan Anda untuk menjual?
Dua tahun lalu, saya menyaksikan portofolio saya turun 60% nilainya dalam beberapa minggu.
Saya tidak menjual. Bukan karena saya berani — tetapi karena saya terlalu panik terlambat, dan menjual saat itu berarti mengonfirmasi kerugian.
Setiap pagi, saya membuka aplikasinya. Setiap pagi, warna merah terus berlanjut.
Yang menyelamatkan saya adalah membaca ulang siklus-siklus sebelumnya. Bear market 2018 setelah puncak 2017. Kejatuhan pada awal 2020 saat awal Covid. Setiap kali, Bitcoin kembali. Setiap kali, mereka yang menjual karena panik telah melewatkan kenaikannya.
Saya memutuskan untuk tidak melihat portofolio saya setiap hari lagi. Saya membuat aturan sederhana: saya melihatnya sekali seminggu, dan saya tidak mengambil keputusan apa pun saat emosi sedang memuncak.
Pelajaran dari bear market ini:
→ Portofolio yang tidak bisa dipertahankan saat bear market terlalu berisiko
→ Waktu di pasar mengalahkan timing pasar — hampir selalu
→ Kepanikan itu menular. Disiplin, sebaliknya, harus dijalankan sendirian
Hari ini, ketika saya melihat pasar sedang merah, saya hanya mengajukan satu pertanyaan: apakah fundamentalnya telah berubah? Jika tidak, saya tidak mengubah apa pun.
Pernahkah Anda melewati periode penurunan yang tajam? Apa yang membantu Anda bertahan — atau meyakinkan Anda untuk menjual?