Konvoi Juli Hari Ini‼️
Obligasi Treasury Naik di Tengah Data Ketenagakerjaan yang Lemah, Mengurangi Kemungkinan Kenaikan Suku Bunga The Fed

1. Pasar Tenaga Kerja yang Ternyata Lemah Meredakan Kekhawatiran Overheating
Gaji nonpertanian naik hanya 57.000 (diperkirakan 113.000), sementara bulan-bulan sebelumnya direvisi turun, dan tingkat pengangguran turun menjadi 4,2% di tengah penurunan tajam pada tingkat partisipasi angkatan kerja. Para ekonom menafsirkannya sebagai tanda pertumbuhan pasar tenaga kerja yang lambat namun stabil, bukan kondisi yang terlalu panas sehingga memerlukan kenaikan suku bunga.

2. Ekspektasi Pengetatan Cepat The Fed Runtuh
Para trader memangkas tajam kemungkinan kenaikan suku bunga Juli dari 33% menjadi 20%, dengan hanya sekitar 31 basis poin kenaikan yang diperhitungkan hingga Desember (sedikit di atas satu kenaikan 25-bp). Imbal hasil surat utang tenor dua tahun turun 5 bps. menjadi 4,13%, sementara dolar mencatat penurunan terdalam dalam dua bulan.

3. "Laporan yang Sangat Baik untuk Kesabaran The Fed" dan Dukungan dari Harga Minyak
Ketua The Fed Warsh sebelumnya menyatakan bahwa risiko inflasi sedang mereda, dan data ketenagakerjaan, menurut para manajer BlackRock dan Fort Washington, menghilangkan urgensi dalam perdebatan kenaikan suku bunga. Faktor tambahan yang bersifat menekan inflasi adalah penurunan harga minyak ke level sebelum serangan AS terhadap Iran pada Februari, di tengah kemajuan pembicaraan perdamaian.

4. Penutupan Posisi Short yang Besar-besaran dan Prakiraan Wall Street yang Direvisi
Menjelang rilis laporan, pasar mengumpulkan posisi short rekor pada obligasi jangka pendek, dan angka yang lemah memicu penutupan paksa (sebuah reli). Selisih antara surat utang tenor 2 dan 10 tahun melebar, hampir memulihkan penurunan setelah pertemuan Juni yang lebih hawkish. Hal ini menimbulkan pertanyaan atas prakiraan terbaru dari Bank of America, Deutsche Bank, dan Barclays, yang sebelumnya memperkirakan adanya kenaikan suku bunga tambahan.

Semoga semua orang meraih keuntungan💰💪