#elonmusktalks
TSLA --- Pada 29 Juni, TSLA
"Pemimpin Autopilot" Ashok Elluswamy secara resmi mengumumkan bahwa FSD v14 "Lite" (Full Self-Driving supervised) sedang diluncurkan kepada pengguna dengan prosesor yang lebih lama. Ini adalah pembaruan distilasi komputasi besar pertama dalam lebih dari setahun untuk sekitar 3,5 juta kendaraan di seluruh dunia yang menjalankan chip legacy Hardware 3 (HW3). Pembaruan ini berhasil membongkar dan memindahkan (port) perilaku mengemudi AI4 (HW4) terbaru ke model-model yang lebih lama.

Langkah ini menghancurkan narasi bahwa pemilik lama akan ditinggalkan, dan secara dramatis meningkatkan ekspektasi konversi berlangganan perangkat lunak FSD di armada yang sudah ada. Pada hari pengumuman tersebut, TSLA mencatat kenaikan satu hari terbesar dalam lebih dari setahun—8,5%.

Peluncuran Tesla di Eropa melampaui ekspektasi para bearish. Setelah Belanda menjadi negara pertama di UE yang menyetujui FSD, Belgia secara resmi menjadi negara kelima di UE yang mengizinkan penerapan FSD pada 10 Juni. Sementara itu, persetujuan regulasi dan penutupan kesenjangan keamanan data di pasar Tiongkok berjalan dengan kecepatan penuh. Bahkan institusi yang sebelumnya konservatif seperti J.P. Morgan telah mengakui bahwa deregulasi regulasi global yang bermakna secara material menjadi faktor penilaian ulang (re-rating) terhadap seluruh valuasi kendaraan Tesla.

Elon Musk mengungkapkan pada akhir Juni bahwa sebuah model AI generasi berikutnya—dikembangkan bersama oleh tim AI SpaceX dan Tesla—telah masuk private beta dan sedang diuji secara internal di Tesla. Kedua perusahaan sedang mengerjakan proyek kolaborasi AI yang mendalam dengan kode sandi "Macrohard". Koneksinya lintas perusahaan (termasuk kepemilikan saham sebagian Tesla di SpaceX) membuat Wall Street kembali berharap pada integrasi akhirnya dari seluruh ekosistem Musk.

$JCT
$CTR
$B