Untuk waktu yang lama, saya percaya bahwa staking selalu memiliki satu kompromi yang tak terhindarkan: jika Anda menginginkan imbal hasil yang lebih tinggi, Anda harus mengorbankan fleksibilitas. Setelah aset Anda dikunci, aset tersebut tetap terkunci sampai periode unbonding selesai.


Setelah menelusuri Newton Protocol, asumsi itu mulai berubah.


Imbal hasil staking $NEWT saat ini sekitar 9,5% APY, tetapi yang menarik perhatian saya bukanlah persentasenya. Yang menarik adalah lapisan otorisasi di balik model staking tersebut.


Alih-alih memperlakukan setiap aset yang dipertaruhkan dengan cara yang sama, Newton Protocol menggunakan kebijakan yang bisa diprogram untuk menentukan tindakan apa yang diizinkan. Daripada berpikir, "Saya tidak bisa menggunakan aset-aset ini lagi," pertanyaannya menjadi, "Dalam kondisi apa aset-aset ini boleh bergerak atau mengeksekusi?"


Itu mungkin terdengar seperti perbedaan kecil, tetapi berpotensi mengubah cara pengguna mengelola modal.


Tentu, masih ada pertanyaan terbuka. Interaksi lintas-rantai, kompleksitas kebijakan, dan kesalahan pengguna akan menjadi tantangan penting saat ekosistem terus berkembang. Tidak ada sistem yang sempurna.


Namun, satu gagasan terus menonjol bagiku:


Mungkin masa depan staking tidak tentang memilih antara imbal hasil dan fleksibilitas. Mungkin ini tentang memberi pengguna alat untuk menetapkan aturan mereka sendiri.


Menurutmu bagaimana? Apakah izin terprogram bisa menjadi evolusi berikutnya dari staking?


#NewtonProtocol #NEWT $NEWT @NewtonProtocol

NEWT
NEWT
0.0431
-5.06%