Poin-poin penting:

Kejatuhan pasar mata uang kripto dan likuidasi, serta meningkatnya laju inflasi Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) di AS di atas perkiraan

Saham MSTR terus melemah, menandakan adanya penjualan lebih lanjut untuk $BTC di masa mendatang

Turunnya pasar saham, serta anjloknya indeks Nasdaq 100.

Kegagalan pasar mata uang kripto minggu ini telah memicu kekhawatiran investor. Total nilai pasar kripto turun di bawah 2 triliun dolar untuk pertama kalinya sejak September 2024.

Sepertinya bulan Juni akan menjadi bulan dengan penurunan terdalam sejak awal tahun, dipicu oleh kehancuran yang dialami pasar mata uang kripto minggu ini. Total nilai pasar telah turun sekitar 17% sejak awal bulan ini, berdasarkan data terbaru.

Kejatuhan pasar mata uang kripto telah menyebabkan hilangnya sekitar 5% dari total nilai pasar hanya dalam minggu ini saja. Yang lebih penting, total nilai pasar turun ke level terendahnya, yaitu 1,99 triliun dolar, dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan harga yang turun berdampak signifikan pada aktivitas likuidasi. Total likuidasi yang terjadi dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar 895 juta dolar. Posisi beli menjadi yang dominan dengan nilai 700 juta dolar.

Namun demikian, aktivitas likuidasi mencapai puncaknya minggu ini pada hari Rabu, ketika posisi beli senilai 786 juta dolar dilikuidasi. Tetapi pertanyaan sebenarnya sekarang adalah: mengapa pasar mata uang kripto mengalami kejatuhan?

Apakah data Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS yang lebih tinggi dari perkiraan menjadi penyebab ambruknya pasar mata uang kripto?

Berbagai faktor memengaruhi sentimen bearish pasar minggu ini. Namun, salah satu alasan paling menonjol mengapa pasar mata uang kripto ambruk minggu ini bisa jadi adalah angka inflasi terbaru.

Berdasarkan data pasar terbaru, indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) di AS untuk bulan Mei melonjak menjadi 4,1%. Hal ini patut diperhatikan karena ini adalah indikator yang sama yang digunakan pemerintah untuk menilai inflasi.

Ini adalah tingkat tertinggi yang tercatat untuk Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) dalam lebih dari dua tahun, dan inilah mengapa hal ini penting. Lonjakan angka ini menunjukkan bahwa pasar kemungkinan akan bergerak menuju tingkat inflasi yang lebih tinggi.

Ekspektasi kenaikan inflasi sering kali mengubah perilaku investor. Misalnya, investor mungkin menahan diri untuk tidak menempatkan modal mereka dalam kondisi seperti ini.

Selain itu, bulan Juni tidak lebih baik daripada bulan Mei, terutama dalam hal faktor makro dan gangguan. Faktor-faktor ini menunjukkan bahwa pasar mungkin belum siap untuk koreksi besar.

#انهيار_العملات_المشفرة #btc #BTC #الكريبتو #بيتكوين