Saat Anda berinvestasi di pasar saham, apresiasi modal (menunggu harga naik) hanyalah satu cara untuk menghasilkan uang. Cara lainnya adalah melalui dividen.
Setelah terbentuk, perusahaan-perusahaan yang sangat menguntungkan sering kali menghasilkan lebih banyak kas daripada yang mereka perlukan untuk mendanai pertumbuhan mereka sendiri. Karena itu, mereka sering memilih untuk mendistribusikan sebagian dari laba tersebut secara langsung kepada para pemegang saham.
Sebelum Anda mulai membangun portofolio penghasilan pasif, Anda perlu memahami mekanisme yang menentukan pembayaran ini:
š Dividend Yield: Ini adalah imbal hasil tahunan atas investasi Anda berdasarkan harga saham saat ini. Jika sebuah saham seharga $100 dan membayar dividen $5 per tahun, maka yield-nya adalah 5%.
š Payout Ratio: Yield yang besar mungkin terlihat menarik, tetapi Anda harus memeriksa payout ratio. Ini adalah persentase dari total laba perusahaan yang dibayarkan. Jika sebuah perusahaan membayarkan 95% dari keuntungannya hanya untuk mempertahankan dividen, maka pembayaran tersebut sangat rentan dipotong saat kuartal yang buruk.
š Tanggal Ex-Dividend: Ini adalah batas waktu terakhir. Untuk menerima pembayaran dividen yang akan datang, Anda harus membeli saham sebelum tanggal ex-dividend. Jika Anda membeli saham pada atau setelah tanggal tersebut, pemilik sebelumnya yang akan mendapatkan uangnya.
Read our complete guide to evaluating dividend stocks.
Setelah terbentuk, perusahaan-perusahaan yang sangat menguntungkan sering kali menghasilkan lebih banyak kas daripada yang mereka perlukan untuk mendanai pertumbuhan mereka sendiri. Karena itu, mereka sering memilih untuk mendistribusikan sebagian dari laba tersebut secara langsung kepada para pemegang saham.
Sebelum Anda mulai membangun portofolio penghasilan pasif, Anda perlu memahami mekanisme yang menentukan pembayaran ini:
š Dividend Yield: Ini adalah imbal hasil tahunan atas investasi Anda berdasarkan harga saham saat ini. Jika sebuah saham seharga $100 dan membayar dividen $5 per tahun, maka yield-nya adalah 5%.
š Payout Ratio: Yield yang besar mungkin terlihat menarik, tetapi Anda harus memeriksa payout ratio. Ini adalah persentase dari total laba perusahaan yang dibayarkan. Jika sebuah perusahaan membayarkan 95% dari keuntungannya hanya untuk mempertahankan dividen, maka pembayaran tersebut sangat rentan dipotong saat kuartal yang buruk.
š Tanggal Ex-Dividend: Ini adalah batas waktu terakhir. Untuk menerima pembayaran dividen yang akan datang, Anda harus membeli saham sebelum tanggal ex-dividend. Jika Anda membeli saham pada atau setelah tanggal tersebut, pemilik sebelumnya yang akan mendapatkan uangnya.
Read our complete guide to evaluating dividend stocks.
