#YenNears40YearLow
Yen Mendekati Level Terendah dalam 40 Tahun karena Kekuatan Dolar dan Selisih Suku Bunga Menekan Jepang
Yen Jepang telah jatuh mendekati level terendahnya dalam hampir empat dekade, karena pasar mata uang global terus mendukung dolar AS di tengah perbedaan suku bunga yang melebar antara Jepang dan Amerika Serikat.
Tingkat pertukaran USD/JPY baru-baru ini bergerak di atas level 160, zona yang terakhir terlihat selama tekanan mata uang ekstrem di periode 2024–2026. Ini menandai salah satu posisi terlemah untuk yen sejak pertengahan 1980-an, meningkatkan kekhawatiran di antara pembuat kebijakan di Tokyo tentang kemungkinan intervensi pasar.
Reuters
Mengapa Yen Jatuh
Beberapa faktor utama yang mendorong penurunan yen:
Selisih suku bunga: Federal Reserve AS telah menjaga suku bunga relatif tinggi, sementara bank sentral Jepang—meskipun telah menaikkan suku bunga menjadi sekitar 1%—masih jauh di bawah tingkat AS. Ini mendorong “carry trades,” di mana investor meminjam yen dan berinvestasi dalam dolar yang memberikan hasil lebih tinggi.
Dolar AS yang Kuat: Dolar telah menguat karena sinyal hawkish dari Fed dan permintaan global untuk aset aman.#YenNears40YearLow
Reuters
Tekanan impor energi: Jepang sangat bergantung pada minyak dan gas impor, dan volatilitas harga energi global terus membebani neraca perdagangannya.
Perdagangan spekulatif: Posisi besar hedge fund bertaruh melawan yen, meningkatkan tekanan penurunan.
Tanggapan Pemerintah dan Bank of Japan
Otoritas Jepang telah berulang kali mengisyaratkan bahwa mereka siap untuk melakukan intervensi jika pergerakan mata uang menjadi “berlebihan.” Kementerian Keuangan sebelumnya telah menghabiskan puluhan miliar dolar untuk menstabilkan yen, dan tindakan lebih lanjut tetap mungkin jika volatilitas meningkat.