Strategis Deutsche Bank Sanjay Raja mencatat bahwa angka inflasi Inggris untuk bulan Mei datang di bawah ekspektasi pada 2,8%, meredakan tekanan dari guncangan konflik Iran baru-baru ini. Angka inflasi yang lebih lembut ini menunjukkan bahwa dampak pasar dari ketegangan geopolitik mungkin tidak separah yang ditakutkan sebelumnya, memberikan Bank of England lebih banyak ruang untuk berhenti sejenak dan mengevaluasi langkah kebijakan moneter berikutnya.

Untuk ruang crypto, sinyal makroekonomi seperti ini sangat penting karena mempengaruhi sentimen investor dan selera risiko. Sikap yang lebih hati-hati dari bank sentral, didukung oleh data inflasi yang stabil, bisa menciptakan lingkungan yang lebih stabil untuk aset digital dan platform DeFi, terutama di wilayah seperti Inggris di mana keputusan kebijakan sering kali berdampak pada pasar global.

Raja juga menyebutkan bahwa meskipun harga energi meningkat, tekanan inflasi tampaknya mulai moderat, yang bisa menunda kenaikan suku bunga yang agresif dan mendukung sentimen risk-on yang lebih luas di pasar, termasuk crypto.