Dorongan Trump untuk tarif 500% pada negara mana pun yang masih membeli energi Rusia bukan hanya agresif — itu sangat tidak stabil. Ini adalah jenis senjata ekonomi yang memaksa seluruh pemerintah ke dalam mode darurat. Tarif yang seextreme ini tidak memiliki preseden modern. Itu segera mengubah ketergantungan energi global menjadi kerentanan finansial, mendorong negara-negara ke sudut di mana setiap pilihan menciptakan rasa sakit.

India dan China terkena dampak paling parah. Keduanya sangat bergantung pada minyak mentah Rusia. Jika mereka mematuhi, mereka berisiko menghadapi kekurangan pasokan, lonjakan harga bahan bakar, dan lonjakan inflasi yang dapat menghancurkan rumah tangga dan industri. Jika mereka tidak mematuhi, mereka menghadapi pembalasan ekonomi langsung dari AS. Kedua skenario ini mengguncang stabilitas global.

Bahaya langsung ada di pasar:

Minyak bisa melonjak dengan tajam saat trader menyesuaikan risiko pasokan. Mata uang Asia mungkin terjun, terutama INR, CNY, dan IDR. Pasar berkembang bisa menghadapi arus keluar modal yang intens, sementara rantai pasokan—yang sudah tertekan—berisiko mengalami keruntuhan lagi. Inflasi bisa bangkit kembali secara global tepat ketika ekonomi akhirnya mulai mendingin.

Langkah ini tidak hanya menargetkan Rusia. Ini menargetkan setiap negara yang terhubung dengan Rusia, secara efektif menggambar ulang peta energi global semalam. Ini menekan aliansi, mengganggu jalur perdagangan, dan memperkenalkan tingkat ketidakpastian yang bahkan tidak disampaikan oleh tahun 2020.

Dunia sedang memasuki rezim makro baru di mana politik energi dan peperangan finansial bergabung. Trader sekarang harus bertanya:

Apa yang akan runtuh terlebih dahulu — pasar minyak, ekuitas Asia, pasangan FX, atau apakah kita akan melihat pelarian tiba-tiba ke kripto sebagai jalur pelarian terakhir yang berfungsi?

$TRUMP

$KAITO

KAITO
KAITO
0.7088
+0.91%

#TrumpCrypto #MacroShock2025 #BREAKINGTrump #USGovernment #GlobalMarketsRoaring

TRUMP
TRUMP
6.026
-0.39%

$ZEC

ZEC
ZEC
456.51
-2.47%