Dalam dunia blockchain, biaya Gas seperti bahan bakar yang menggerakkan setiap transaksi dan interaksi. Namun, bagi sebagian besar pengguna dan pengembang, estimasi biaya Gas telah lama menjadi permainan menebak yang membuat frustrasi. Kita sering bergantung pada nilai estimasi yang diberikan oleh dompet—nilai ini sering kali sangat tidak akurat karena fluktuasi status jaringan, atau kita harus secara manual menetapkan nilai yang lebih tinggi untuk memastikan transaksi berhasil, tetapi ini jelas berarti kita mungkin "membayar lebih". Hingga kini, panggilan RPC linea_estimateGas yang diperkenalkan oleh Linea, dengan ketepatan dan efisiensinya, mengumumkan berakhirnya kekacauan ini.
Kelemahan 'Achilles' dari estimasi Gas tradisional
Untuk memahami revolusi dari linea_estimateGas, kita perlu menganalisis kelemahan dari estimasi Gas tradisional. Metode eth_estimateGas yang tradisional memiliki beberapa masalah inti:
1. Simulasi statis, kegagalan dinamis: Ini sering kali mensimulasikan transaksi dalam lingkungan yang terisolasi dan statis, tidak dapat sepenuhnya memprediksi keadaan jaringan yang sebenarnya saat transaksi masuk ke mempool dan dikemas ke dalam blok. Ini seperti menguji konsumsi bahan bakar mobil di tempat parkir yang kosong, bukan di jalan pusat kota yang ramai pada jam sibuk.
2. Zona buta 'termasuk biaya': Setelah EIP-1559, biaya Gas terdiri dari 'biaya dasar' dan 'biaya prioritas'. Biaya dasar dibakar, sedangkan biaya prioritas adalah tip untuk mendorong validator mengemas transaksi. Estimasi tradisional sering kali tidak dapat menghitung dengan tepat berapa banyak biaya prioritas yang diperlukan untuk membuat transaksi 'termasuk' dalam blok berikutnya dalam situasi kemacetan jaringan tertentu. Ini mengakibatkan waktu tunggu yang terlalu lama atau membayar tip yang tidak perlu terlalu tinggi.
3. Masalah 'simulasi gagal': Untuk interaksi kontrak yang kompleks, simulasi mungkin gagal karena masalah ketergantungan jalur, sehingga tidak dapat memperoleh nilai estimasi, membuat pengguna dan pengembang merasa bingung.
Ketiga masalah ini secara bersama-sama menyebabkan pengalaman pengguna yang terputus: transaksi gagal, waktu tunggu yang lama, dan yang paling menyedihkan - pemborosan dana.
Linea_estimateGas: Satu 'pengintaian' yang tepat sebelum pertempuran
Tim Linea telah memahami dengan mendalam titik sakit ini dan meluncurkan metode RPC linea_estimateGas yang eksklusif. Ini bukan lagi sekadar simulasi sederhana, tetapi merupakan 'pengintaian' yang komprehensif dan dinamis sebelum pertempuran.
Keunggulan inti terletak pada:
· Pengukuran yang tepat satu kali: Seperti yang ditekankan dalam promosi, ini menyelesaikan dua masalah inti 'berapa banyak Gas yang dibutuhkan untuk transaksi' dan 'berapa banyak biaya prioritas yang dibutuhkan agar dapat cepat termasuk' dalam satu panggilan RPC. Ini tidak lagi memberikan rentang yang samar atau satu nilai tunggal yang mungkin tidak akurat, tetapi memberikan estimasi biaya komprehensif yang sangat dapat dipercaya yang cukup untuk memastikan transaksi dieksekusi dengan sukses dengan cepat.
· Kesadaran lingkungan jaringan dinamis: Metode ini secara mendalam mengintegrasikan status real-time dari jaringan Linea. Ini akan menganalisis tingkat kemacetan mempool saat ini, kompetisi ruang blok, serta status aktivitas validator, untuk secara dinamis menghitung biaya prioritas yang paling wajar. Ini memastikan bahwa transaksi Anda tidak akan 'tertinggal' karena tawaran yang terlalu rendah, dan juga tidak akan 'terbuang' karena tawaran yang terlalu tinggi.
· Memecahkan masalah inklusi: Ini adalah fitur paling menonjolnya. Melalui prediksi algoritma, ini dapat memberi tahu pengguna 'titik manis' — nilai biaya prioritas yang dapat memastikan transaksi dimasukkan dalam waktu yang dapat diterima, tanpa membayar lebih.
Dari penghematan 30% hingga lompatan pengalaman
"Biaya Gas yang dibayar per transaksi berkurang sekitar 30%" bukan hanya angka yang menarik, tetapi di baliknya mewakili nilai nyata bagi pengguna. Bagi pengguna DeFi berat, ini berarti bisa menghemat puluhan atau bahkan ratusan dolar dalam sebulan; bagi proyek GameFi yang perlu melakukan operasi di rantai secara frekuent, ini berarti ambang partisipasi dan biaya berkelanjutan pengguna secara signifikan berkurang.
Lebih penting lagi, ini membawa kepastian dan rasa nyaman. Pengguna tidak lagi perlu bingung dengan pengaturan biaya Gas saat memesan, tidak lagi perlu cemas menyegarkan browser blok karena transaksi yang tertunda. Pengalaman yang mulus dan dapat diprediksi ini adalah hal yang paling dibutuhkan pengguna Web2 saat beralih ke dunia Web3.
Kesimpulan
Apa yang dilakukan Linea melalui linea_estimateGas jauh lebih dari sekadar optimasi teknis. Ini mendefinisikan kembali standar kegunaan interaksi blockchain. Ini memberitahu kita bahwa estimasi biaya Gas tidak seharusnya menjadi masalah rumit yang menyusahkan pengguna, tetapi harus menjadi layanan yang mulus dan tersembunyi di belakang layar. Ini menandakan bahwa kompetisi Layer 2 telah meluas dari sekadar kinerja dan keamanan, ke aspek pengalaman pengguna yang lebih halus dan lebih penting. Bagi seluruh ekosistem, ini adalah sinyal positif: blockchain, semakin menjadi 'dapat digunakan'.$LINEA

