Mantan Presiden AS Donald Trump sekali lagi membuat klaim berani tentang dampak tarifnya. Dalam sebuah pos terbaru di Truth Social, Trump menyatakan bahwa tarif telah menghasilkan “triliunan dolar” dalam pendapatan untuk Amerika Serikat. Namun, data sebenarnya menceritakan kisah yang sangat berbeda.


Sorotan Utama




  • Klaim Trump: Tanpa tarif dan “triliunan” yang sudah dikumpulkan, ekonomi dan militer AS akan “seketika hancur.”




  • Cek Realitas: Tarif bukanlah pembayaran langsung dari negara asing. Sebaliknya, mereka dibayar oleh perusahaan AS yang mengimpor barang, dengan biaya yang pada akhirnya diteruskan kepada konsumen Amerika.




  • Putusan Pengadilan: Pengadilan Banding AS baru-baru ini memutuskan bahwa Trump telah melampaui kewenangannya dengan memberlakukan tarif timbal balik—kuasa yang dicadangkan untuk Kongres. Putusan tersebut mulai berlaku pada 14 Oktober, kecuali tim Trump berhasil mengajukan banding ke Mahkamah Agung.




Pendapatan Sebenarnya yang Dihimpun


Menurut Departemen Keuangan AS:




  • AS telah mengumpulkan $142 miliar dalam pendapatan tarif sejauh ini tahun fiskal ini.




  • Sejak tarif Trump mulai berlaku pada bulan April, mereka telah menghasilkan sekitar $96 miliar dalam pendapatan.




  • Rincian bulanan:




    • April: $16B




    • Mei: $22B




    • Juni: $27B




    • Juli: $28B (kenaikan 273% YoY)






  • Sebelum tarif, bea cukai rata-rata hanya $7–8B per bulan.




Intinya


Sementara Trump menggambarkan tarif sebagai angin pendapatan finansial senilai “triliunan”, angka sebenarnya jauh dari klaim itu. Sejauh ini, tarif telah menghasilkan miliaran, bukan triliunan—dan dengan biaya yang pada akhirnya ditanggung oleh bisnis dan konsumen Amerika. Dengan pertempuran hukum kini menuju kemungkinan banding ke Mahkamah Agung, masa depan tarif era Trump tetap tidak pasti.

#TrumpCrypto #PiCoreTeam #Squar2earn #trandingtopic #phb

$TRUMP

TRUMP
TRUMP
3.288
+0.79%

$BTC

BTC
BTC
70,428.01
-0.31%

$BNB

BNB
BNB
637.49
-0.12%