Analis Javon Marks menetapkan target harga
$XLM di US$0,681—berdasarkan harga pada 16 Oktober, ini menyiratkan kenaikan lebih dari 200%. (ZyCrypto, 16 Oktober)
1. Dasar teknikal: Marks menilai bahwa setelah menembus level tertentu,
$XLM membentuk titik terendah yang terus meningkat, dan strukturnya masih utuh. Saat itu harganya sekitar US$0,1842, naik 2,4% dalam 24 jam (CoinGecko, 16 Oktober).
2. Stablecoin mendekati US$1 miliar: Data Scopuly menunjukkan bahwa total stablecoin di jaringan Stellar sekitar US$987 juta, hanya kurang sekitar US$13 juta dari ambang US$1 miliar, dan naik 3,77% dalam 7 hari terakhir. Sirkulasi stablecoin merupakan indikator kuat untuk mengukur penggunaan nyata sebuah jaringan.
3. RWA mencetak rekor US$3,5 miliar: Laporan yang sama menyebutkan bahwa nilai aset dunia nyata di jaringan Stellar mencapai US$3,5 miliar. Aset utamanya mencakup obligasi pemerintah, produk pasar uang, dan aset terkait emas yang ditokenisasi, sementara jumlah penerbit institusional terus bertambah.
4. Harga belum mengejar: Data Finnhub (17 Oktober) menunjukkan
$XLM diperdagangkan sekitar US$0,179, turun sekitar 11,2% dalam 5 hari terakhir. Fundamental menguat, harga melemah—divergensi sudah terlihat.
Kesimpulan: Stellar termasuk yang terdepan di antara blockchain publik sekelasnya dalam hal kecepatan akumulasi dana on-chain. Menembus ambang stablecoin US$1 miliar akan menjadi narasi terkuatnya. Tercapainya target US$0,681 bergantung pada kondisi pasar secara keseluruhan, tetapi status jaringan ini yang "undervalued" didukung oleh data, bukan sekadar klaim.
Ini hanya pendapat pribadi dan bukan merupakan saran investasi.
#XLM #Stellar #稳定币 #RWA