Kamu pernah nggak mengalami hal ini saat menggunakan ChatGPT:
Kamu menghabiskan setengah jam menjelaskan siapa dirimu, apa yang kamu lakukan, apa yang membuatmu cemas akhir-akhir ini, kenapa mantanmu putus, kenapa bosmu SB, dan kenapa ibumu berpikir kamu tidak menikah itu tidak berbakti, AI mendengarkan dengan seksama, analisisnya bikin kamu paham, kamu hampir saja kasih dia password bank.
Lalu keesokan harinya kamu membuka jendela percakapan baru.
Kata pertamanya: Halo, saya ChatGPT, ada yang bisa saya bantu?
Saat ini kamu tahu apa itu amnesia AI, bukan seperti mantan yang "saya lupa kita pernah bersama" - itu sih minimal pura-pura, AI beneran lupa, satu detik sebelumnya kalian lagi curhat, satu detik kemudian dia bahkan nggak tahu namamu.