#IranStrikesUSBasesInJordan BREAKING: BAGUS SEKALI, BOZO! Markas Amerika di Yordania diserang MISIL setelah Trump menyerang Iran di Selat Hormuz, menempatkan pasukan pemberani kita dalam bahaya serius saat ia dengan putus asa mencoba memutus kendali Iran atas jalur strategis tersebut!
Trump menyerang lebih dulu. Tak mengejutkan kalau Iran membalas, dan dengan keras.
Setelah hampir sebulan tanpa serangan AS yang diakui secara publik di dalam Iran, pasukan AS menyerang dua peluncur roket Iran di Pulau Larak pada Minggu, menghidupkan kembali pertempuran langsung dengan Teheran. Pejabat AS mengatakan pasukan Garda Revolusioner sedang menyiapkan peluncur untuk menembakkan roket yang membawa ranjau laut ke Selat Hormuz.
Apa pun alasannya, dampaknya terjadi hampir seketika.
Iran meluncurkan rudal balistik ke dua pangkalan yang menampung pasukan Amerika di Yordania sebagai balasan langsung atas serangan AS. Yordania mengatakan mereka mencegat delapan rudal, sementara pejabat AS mengatakan sebagian besar rudal yang masuk dicegat dan laporan awal menunjukkan tidak ada kerusakan berarti.
Laporan yang belum terkonfirmasi pada Minggu malam menggambarkan ledakan dan kemungkinan dampak di sekitar Bandara Udara Muwaffaq Salti serta posisi-posisi AS lainnya. Yang lain menunjukkan bahwa Iran mungkin juga meluncurkan rudal anti-kapal menuju kapal perang Amerika. Semuanya masih berkembang dan pelaporan harus diperlakukan dengan hati-hati.
Namun yang KONFIRMASI adalah ini saja sudah cukup buruk: Trump memilih untuk melanjutkan serangan langsung ke Iran setelah jeda sebulan, dan dalam hitungan jam rudal balistik Iran sudah terbang menuju pangkalan yang menampung pasukan Amerika.
Ini terjadi saat pemerintahan Trump berusaha menghindari putaran pertempuran besar lainnya yang berkepanjangan dan menjaga persediaan amunisi AS yang kian menipis. AP melaporkan bahwa kekhawatiran soal menipisnya stok senjata dan kesiapan militer membantu mendorong strategi tersebut.
Trump terus berusaha meyakinkan kita bahwa Amerika punya “kendali total” atas Selat Hormuz.
Malam ini, Iran memperjelas bahwa mereka masih punya kekuatan untuk mengancam Selat tersebut, pasukan Amerika kembali berada di bawah serangan misil, dan perang yang tak sempat diselesaikan Trump mungkin benar-benar kembali menyala.
$ESPORTS $ZHIPU $CRCL