Mengapa Bitcoin Memiliki Batas Pasokan 21 Juta
Batas 21 juta Bitcoin bukanlah acak — itu dirancang ke dalam protokol untuk menciptakan kelangkaan digital.
Berikut alasannya 👇
1️⃣ Kelangkaan Bawaan = Emas Digital
Tidak seperti mata uang fiat yang dapat dicetak tanpa henti, Bitcoin memiliki pasokan maksimum tetap sebanyak 21.000.000 koin.
Ini membuatnya langka — mirip dengan emas — dan kelangkaan adalah yang memberikan aset keras nilai jangka panjang.
2️⃣ Inflasi Terkendali Melalui Pembagian
Bitcoin dikeluarkan melalui hadiah penambangan.
Setiap ~4 tahun, pembagian memotong hadiah blok menjadi setengah:
50 → 25 → 12.5 → 6.25 → 3.125 BTC…
Penerbitan yang melambat ini berlanjut hingga sekitar 2140, ketika fraksi terakhir Bitcoin ditambang.
Setelah itu, tidak ada BTC baru yang akan pernah dibuat.
3️⃣ Perlindungan Dari Manipulasi Moneter
Bank sentral dapat memperluas pasokan uang.
Bitcoin tidak bisa.
Batas ini mencegah:
Inflasi tak terbatas
Interferensi politik
Guncangan pasokan dari keputusan kebijakan
Aturannya transparan dan ditegakkan oleh jaringan.
4️⃣ Teori Permainan & Kepercayaan
Karena pasokan dapat diprediksi, peserta dapat mempercayai sistem dalam jangka panjang.
Prediktabilitas itu adalah salah satu alasan Bitcoin sering disebut “uang keras.”
Pemikiran Akhir
Batas 21 juta Bitcoin bukan hanya angka.
Ini adalah dasar dari proposisi nilainya:
💎 Kelangkaan
🔒 Prediktabilitas
🌍 Desentralisasi
Itulah mengapa banyak yang melihat Bitcoin sebagai emas digital di era digital.
#Bitcoin #BTC #DigitalGold #sol #bnb $BTC $BNB $SOL