#DigitalAssetBill Rancangan **Undang-Undang Aset Digital** mengacu pada legislasi yang diusulkan atau yang telah disahkan yang bertujuan untuk mengatur aset digital seperti **kripto**, **stablecoin**, **NFT**, dan **aset yang ter-tokenisasi**. Lingkup dan isi undang-undang ini bervariasi menurut negara, tetapi secara umum, undang-undang semacam ini berusaha untuk mendefinisikan, mengklasifikasikan, dan mengatur penggunaan aset digital dalam kerangka hukum.
### Fitur Kunci yang Sering Termasuk dalam Rancangan Undang-Undang Aset Digital:
1. **Definisi dan Klasifikasi:**
- Dengan jelas mendefinisikan apa yang dimaksud dengan *aset digital*.
- Membedakan antara *token pembayaran* (seperti Bitcoin), *token utilitas* (seperti yang digunakan dalam dApps), dan *token sekuritas* (diperlakukan seperti sekuritas keuangan tradisional).
2. **Pengawasan Regulasi:**
- Menunjuk badan regulasi (misalnya, SEC di AS, RBI/SEBI di India) yang bertanggung jawab untuk memantau aset digital.
- Memperkenalkan persyaratan lisensi untuk bursa, penyedia dompet, dan kustodian.
3. **Aturan Perpajakan:**
- Menentukan bagaimana keuntungan dari aset digital akan dikenakan pajak (misalnya, pajak capital gain, TDS).
- Mengharuskan pengungkapan dalam laporan pajak penghasilan.
4. **Kepatuhan AML/KYC:**
- Mengharuskan prosedur *Kenali Pelanggan Anda (KYC)* dan *Pencegahan Pencucian Uang (AML)* untuk semua transaksi dan platform.
5. **Perlindungan Konsumen:**
- Memperkenalkan mekanisme untuk melindungi investor dari penipuan, skema, atau insiden peretasan.
6. **Transaksi Lintas Batas:**
- Mungkin membatasi atau mengatur transfer internasional aset digital untuk mengelola risiko valuta asing.
### Contoh: Konteks India (per 2024-25)
India telah mengusulkan tetapi belum mengesahkan **Undang-Undang Aset Digital** yang komprehensif. Namun:
- Pendapatan kripto dikenakan pajak sebesar **30%** dengan **1% TDS**.
- RBI telah meluncurkan **e₹ (Rupee Digital)** sebagai mata uang digital bank sentral yang diatur (CBDC).
- Proposal draf bertujuan untuk melarang penggunaan kripto untuk pembayaran tetapi mengizinkannya sebagai aset investasi.
### Mengapa Ini Penting:
Rancangan Undang-Undang Aset Digital sangat penting untuk:
- **Kepastian hukum**
- **Pencegahan penipuan**
- **Mendorong inovasi**