🚀 Rekor $82 Miliar: Bagaimana Pola Pencucian Uang Kripto Akan Berubah pada 2025
Analisis oleh Chainalysis mengungkapkan angka yang mengejutkan: "Uang Hitam" dalam cryptocurrency telah mencapai titik tertinggi dalam sejarah. Jika pada tahun 2020 angka ini hanya $8,2 miliar, maka tahun lalu angka ini melonjak menjadi $82 miliar yang mengejutkan.
Apa yang berubah?
🔹 Pertukaran memperketat pembatasan. Karena kebijakan KYC (Kenali Pelanggan Anda) yang ketat dan pembekuan instan, platform pertukaran terpusat (CEX) menjadi terlalu berbahaya bagi para penjahat.
🔹 "Jejak Cina". Jaringan bawah tanah berbahasa Mandarin muncul ke permukaan. Melalui saluran Telegram, akun fiktif (“droppers”) dan platform perjudian ilegal, sekitar $16 miliar dana mengalir dalam setahun.
🔹 Pertumbuhan yang menakjubkan. Dana yang mengalir ke saluran “abu-abu” tumbuh 7325 kali lebih cepat daripada yang mengalir ke pertukaran resmi.
Risiko utama bagi pemegang biasa ⚠️
Gary Cardone (Card1Ventures) memperingatkan: Dunia sedang menuju pemisahan antara Bitcoin yang "bersih" dan "kotor". Dengan perkembangan sistem pelacakan blockchain, token yang pernah terlibat dalam skema mencurigakan (“koin kotor”) dapat terhapus selamanya dari sistem keuangan dunia.
Kesimpulan: Bitcoin "bersih" di masa depan akan jauh lebih mahal daripada Bitcoin "abu-abu". Pastikan untuk memeriksa asal-usul aset Anda dan hindari menggunakan platform perdagangan over-the-counter (OTC) yang mencurigakan.
Bagaimana Anda memeriksa apakah token Anda "bersih"? Silakan bagikan di komentar! 👇
#Chainalysis #CryptoNew #Bitcoin