#BSCProjectSpotlight Binance Smart Chain (BSC), sekarang disebut BNB Chain, adalah blockchain yang telah mendapatkan popularitas karena biaya transaksi yang rendah dan kecepatan tinggi. Berikut adalah gambaran umum tentang kelebihan dan kekurangan:
Kelebihan:
Biaya transaksi rendah: Dibandingkan dengan Ethereum, BSC menawarkan biaya transaksi yang jauh lebih rendah, menjadikannya lebih mudah diakses untuk transaksi kecil dan pengguna sehari-hari.
Kecepatan transaksi cepat: Dengan mekanisme konsensus proof of stake authority (PoSA), BSC memproses transaksi lebih cepat daripada Ethereum, meningkatkan pengalaman pengguna.
Kompatibilitas dengan Ethereum: BSC kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM), memungkinkan pengembang untuk dengan mudah memindahkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) mereka dari Ethereum ke BSC.
Ekosistem yang berkembang: BSC mendapat manfaat dari ekosistem yang berkembang dengan berbagai dApps, proyek DeFi, dan token.
Dukungan dari Binance: Dukungan dari Binance, salah satu bursa cryptocurrency terbesar di dunia, telah berkontribusi pada popularitas dan pertumbuhan BSC.
Kekurangan:
Sentralisasi: BSC lebih terpusat dibandingkan dengan Ethereum, karena bergantung pada seperangkat validator terbatas yang dikendalikan oleh Binance. Ini menimbulkan kekhawatiran tentang sensor dan kontrol.
Keamanan: Meskipun BSC umumnya adalah blockchain yang aman, sentralisasi yang meningkat dapat membuatnya lebih rentan terhadap serangan.
Risiko proyek penipuan: Seperti blockchain mana pun, ada risiko proyek penipuan dan penipuan di BSC. Pengguna harus berhati-hati dan melakukan penelitian sendiri sebelum berinvestasi dalam proyek.
Ketergantungan pada Binance: BSC sangat terkait dengan Binance, yang berarti bahwa masalah atau perubahan yang mempengaruhi Binance juga dapat berdampak pada BSC.