Selat Hormuz Ditutup Lagi, Crypto Bisa Kena Gelombang Volatilitas

Iran kembali mengumumkan penutupan Selat Hormuz setelah menilai sejumlah syarat kesepakatan belum dipenuhi. Di saat yang sama, perwakilan AS dan Iran melanjutkan pembicaraan di Swiss untuk mencari jalan keluar.

Status jalur ini masih simpang siur. Iran menyebutnya ditutup, sementara pihak AS mengatakan kapal komersial masih bisa melintas. Ketidakpastian inilah yang perlu diwaspadai trader.

Kalau arus minyak benar-benar terganggu, harga energi berpotensi naik dan kekhawatiran inflasi bisa kembali memanas. Kondisi tersebut biasanya kurang bersahabat untuk aset berisiko seperti Bitcoin dan altcoin.

Sebaliknya, jika negosiasi menghasilkan kesepakatan dan jalur kembali normal, market bisa mendapat sentimen risk-on. Jadi jangan asal mengejar candle. Pantau harga minyak, DXY, obligasi AS, serta reaksi BTC di area support dan resistance penting.

Follow Menjadi Trader untuk update market dan insight trading lainnya.

NFA, DYOR.

#menjaditrader #Bitcoin #CryptoIndonesia #SelatHormuz #TradingCrypto $BTC

BTC
BTCUSDT
64,173.7
+0.42%