Pernah terfikirkan gak sih kalian, bagaimana leluhur kita seperti Bapak, ibu, Kakek, Nenek, Buyut kita dulu liburan? Berdasarkan perasan otak dan cerita dari ortu orang yang lebih sepuh serta kejadian yang pernah ku temui. Dari situlah saya mencoba menyimpulkan hal menarik tentang gaya liburan yang seolah berevolusi sangat mencolok dan menarik jika melihat perubahannya.

Jaman dulu hampir gak ada liburan yang niatnya benar benar niat bertujuan untuk healing apalagi refreahing? dan itu bisa dimengerti karena orang jaman dulu itu auto fokus bekerja keras hanya untuk bertahan hidup, kalaupun ada momen refresing, healing, piknik itu sifatnya cuma mampir karena ada kepentingan yang mendesak karena sesuatu hal. Tentu bawa uang pun ala kadarnya, seperti beli es itupun ketika dalam keadaan kehausan, atau beli makan ketika dalam perjalanan karena mendadak kelaparan, dan itu bukan tujuan utama perjalanan mereka.

Tapi coba lihat keadaan sekarang, ternyata kita mengalami perubahan besar dalam cara kita mengisi liburan lewat wisata, piknik, healing atau refreshing. Cara praktek seperti ini sudah bergeser dalam tahap dimana tujuan utama memang untuk piknik, berwisata, healing, refreshing, sampai rela membawa dan menghabiskan budget yang tidak sedikit.

Dari era bawa uang tunai segepok, dua gepok bahkan sampai bergepok gepok sampai ke tahap cari mesin ATM itupun banyak dramanya, tentang mengularnya antrean, habisnya uang di mesin ATM, atau bahkan tertelannya Kartu ATM, Money Changer ketika dinegeri sebrang karena berbeda mata uang, sampai saat ini yang bisa kita saksikan bersama THE CRYPTO ERA dimana pembayaran jadi universal tanpa pusing perbedaan mata uang, tanpa pusing menjaga dan njagain uang tunai gepokan, tanpa mengantri atau was was karena tertelannya kartu ATM

Evolusi menuju Efisiensi Digital

Tahapan perubahan yang terjadi bukan cuma soal gaya tapi lebih ke efisiensi itupun menurutku, kalau menurut kalian, mana saya tau. Sekarang begini saja kalau tidak percaya. Coba liburan kepelosok negeri ini, mau ke tepi jurang, dipegunungan, dipinggir laut sekalipun, asal ada internet semuanya jadi gampang banget, masih mau pakai cara lama? Padahal jelas sudah bergeser Cashless Travel, perubahan terbesarnya adalah Kalau dulu dompet tebal itu simbol kesiapan, tapi sekarang lebih pilih dompet tipis gak masalah, tapi full aset digital semua.

Era Baru Transaksi Tanpa Batas

Fitur Binance Pay kini mengaburkan batas transaksi lokal dan international, memberikan kemudahan akses aset digital kapanpun, terutama didestinasi populer seperti Bali ataupun Labuhan Bajo yang sudah mendukung pembayaran melalui QR Payment secara masif.

Filosofi utamanya adalah evolusi cara bertransaksi didunia yang makin tanpa batas atau Borderless. Dengan membiasakan cross-border payments, istilah Pay With Crypto tidak hanya merasa lebih aman dan modern tapi juga mempersiapkan diri menjadi Turis global yang siap menghadapi situasi darurat seperti bank sedang mengalami pemeliharan / perbaikan. Crypto Payments Abroad maksudnya adalah pembayaran diluar negeri dan domestik, tersedia rute alternatif yang lebih stabil dan lebih cepat.

Keamanan = Investasi + Gak Kepikiran

Hal yang membuat percaya diri dalam transformasi ini adalah keamanan, sedang lagi asik asiknya menikmati liburan eh malah kefikiran gepokan uang tunai yang dibawa, selalu kefikiran ketika berjalan kemanapun kita pergi, bahkan sampai berfikir buruk kepada orang disekitaran, apalagi melihat tatapan orang kearah kita, takut aja kenapa napa uang yang kita bawa. Mengantri di ATM semoga tidak merasakan dalam keadaan sudah lelah mengantri, eh tiba tiba uang di mesin ATM habis, atau tertelannya kartu ATM yang tertelan jelas menghabiskan banyak waktu pikiran dan tenaga nih.

Jadi sesama Turis Domestik mari kita nikmati perubahan ini, hilangkan keraguan untuk belanja memakai aset kripto. Aset tersimpan dengan aman secara daring dan hanya Anda yang memiliki akses melalui dompet digital atau lebih dikenal dengan digital wallet.

Dan saya meyakini begitu merasakan kemudahan bertransaksi di travel payment yang sudah berevolusi ini, maka akan merasakan kerepotan jika menggunakan pembayaran manual dengan cara lama.

Kesimpulan

Liburan itu masalah kesenangan, ketenangan yang memfokuskan diri dari keruwetan dunia, eh malah menjadi ribet ruwet nambahin masalah, Masa depan perjalanan secara harfiah ini ada ditangan pribadi, silahkan disikapi, silahkan dipilih menurut pribadi.

Tetapi digenggaman tangan yang berwujud Ponsel tersebut jika bisa beradaptasi dengan tehnologi maka bisa dikategorikan bakalan menjadi turis domestik yang keren.

Itu yang ada dikepala saya dan pada akhir tulisan ini semoga kita bisa merasakan segera....

#TravelWithBinancePay